Tampilkan postingan dengan label Dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dosa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

Hukum Makan Makanan Untuk Pemujaan Berhala



Makanan yang digunakan untuk upacara pemujaan atau berhala dilarang sama sekali orang Islam untuk memakannya. Ini kerana walaupun makanan tersebut mempunyai zat yang baik, tetapi kerana ia telah dijadikan bahan pemujaan, maka Islam melarangnya. Jom ikuti persoalan mengenai hukum makan makanan untuk pemujaan berhala.

Soalan    :
Assalamualaikum,
Baru-baru ini saya ke rumah seorang kawan berbangsa cina bersama dgn anak berumur 3 tahun. Apakah hukumnya anak saya memakan buah pisang yang diletakkan didepan tokong itu. Saya diberitahu bahawa makanan yang disembah itu haram memakannya. Minta penjalasan ustaz sewajarnya. Terima kasih.

Jawapan     :
Assalamualaikum.
Alhamdulillah. Salawat dan salam ke atas Rasulullah SAW. Makanan yang dibuat atau diletakkan di suatu tempat dengan niat atau tujuan untuk diberi kepada berhala yang disembah/dipuja adalah haram dimakan kerana syiriknya meskipun pada zatnya makanan itu adalah halal seperti pisang, limau dsb. Oleh itu, wajib menghindarkan diri daripada memakan perkara tersebut.
Sekian, wassalam.

Sabtu, 26 Januari 2013

10 Carta Dosa Anda di Dunia dan Balasan di Akhirat



Peringatan buat diri sendiri yang selalu terlupa...
  1. Meninggalkan sembahyang - Ular Saqar sedang menunggu
  2. Melewat-lewatkan sembahyang - Neraka WAIL sedang menganga
  3. Meringan-ringankan syariat - Mendapat pandangan murka Al-Jabbar
  4. Mengumpat peribadi orang - gunting neraka sedang diasah
  5. Menyebarkan gossip atau fitnah - Duri-duri menanti di taman neraka
  6. Tidak menjaga pergaulan -Libasan api neraka dijanjikan
  7. Tidak berakhlak dengan manusia - Kemurkaan Allah bersama mu
  8. Menyakiti hati orang dengan lisan- Masuklah mana-mana pintu neraka
  9. Meringankan amanah - Angkatlah seberkas kayu dari neraka
  10. Bersangka buruk - Amalan baik diambil orang

Renungkanlah dan ambil ikhtibar serta muhasabah diri kita seharian tentang apa yang telah perbuat sepanjang kita hidup 24/7

Semoga kita semua dijauhkan dari segala kejahatan...sama-sama la kita memperbanyakkan segala amal soleh kerna Allah selagi kita masih bernyawa..Allahu Rabbi..

Rabu, 06 Juni 2012

Apakah Dosa yang lebih besar dari berzina



Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-hayung. Pakaianya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menutup hampir seluruh wajahnya tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang telah meroyak hidupnya.

Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu perlahan-lahan sambil memberi salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam, "Silakan masuk" Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, 

"Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." 

"Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa a.s. terkejut.

"Saya takut mengatakannya."jawab wanita cantik..

"Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa.

Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya... telah berzina".

Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun... hamil. Setelah anak itu lahir,langsung saya... cekik lehernya sampai... mati," ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya. 

Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik, "Perempuan bejad, pergi kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata kerana jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa.. 

Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu.. Bahkan ia tak tahu mahu dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. 

Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?" 

Nabi Musa terperanjat.  "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" 
Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?"

"! Ada!" jawab Jibril dengan tegas. 

"Dosa apakah itu?" tanya Nabi Musa.

"Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".



Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Bererti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. 

Sedang orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh bererti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu ada, di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.


Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadis Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqomah.

p/s : Kalau rajin..tolong sebarkan maklumat ini kpd saudara Muslim Muslimat yg lain agar menjadi amalan kpda kita semua. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun beliau sudah meninggal. 

sumber fb

Kamis, 25 Februari 2010

Pengertian Dosa Besar

Ya Allah, Ampunilah dosa-dosa ku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.
Disebabkan Masih ramai yang tidak mengetahui apakah itu dosa besar, hati saya terdetik untuk mengeluarkan post kali ini yang "bertajuk pengertian dosa besar".Jika kita lihat kepada tajuk ini, memanglah nampak agak simple tapi bagi yang belum mengetahui dan memahami apakah erti dosa besar itu amatlah berguna untuk kita menambahkan sedikit ilmu yang belum cukup kita terokai...
Ilmu Allah ini sungguh banyak, Jika semua rating-rating kayu dijadikan pen@Pensil dan air laut dijadikan dakwat nescaya belum pernah cukup untuk menulis ilmu Allah ini.
jadi marilah kita renung-renungkan akan kesilapan kita ketika berada di bumi Allah ini.
soalan, “Bolehkah kita memberi penilaian pada sebuah maksiat yang dulu belum pernah ada sebagai dosa besar?
Jawab:
Tidaklah diragukan bahwa dosa itu ada dua macam, dosa besar dan dosa kecil.
إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)” (QS an Nisa’:31).
Namun para ulama berbeda pendapat tentang jumlah dosa besar. Ada yang berpendapat tujuh, tujuh puluh dan tujuh ratus. Ada pula yang mengatakan bahwa dosa besar adalah semua perbuatan yang dilarang dalam syariat semua para nabi dan rasul.
Pendapat yang paling kuat tentang pengertian dosa besar adalah segala perbuatan yang pelakunya diancam dengan api neraka, laknat atau murka Allah di akherat atau mendapatkan hukuman had di dunia. Sebagian ulama menambahkan perbuatan yang nabi meniadakan iman dari pelakunya, atau nabi mengataan ‘bukan golongan kami’ atau nabi berlepas diri dari pelakunya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang menghunuskan pedang kepada kami, kaum muslimin, maka dia bukan golongan kami” (HR Bukhari dan Muslim).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang menipu kami maka dia bukan golongan kami” (HR Muslim).
Mencuri adalah perbuatan yang memiliki hukuman had yaitu potong tangan maka muncuri adalah dosa besar. Zina juga memiliki hukuman had sehingga termasuk dosa besar. Membunuh juga dosa besar. Namimah atau adu domba juga dosa besar karena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Orang yang melakukan namimah itu tidak akan masuk surga” (HR Bukhari dan Muslim).
إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَى ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)” (QS an Nisa’:10). Dalam ayat ini ada ancaman neraka bagi orang yang memakan harta anak yatim sehingga perbuatan ini hukumnya dosa besar.
[Disarikan dari Ajwibah Mufidah an Masa-il Adidah karya Syaikh Abdul Aziz ar Rajihi hal 1-4].

Senin, 08 Februari 2010

75 Dosa Besar Yang Wajib Diketahui Umat islam


Dosa besar jumlahnya Berbeza-beza menurut pendapat para ulama. Ada yang menyatakan 4 dan 7 menurut Hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Ada pula yang membagi 2, iaitu yang dihukum di dunia dan diancam azab di akhirat.

Berikut ini adalah dosa-dosa besar menurut kitab Al Kabair karya Syamsudin Adz Dzahabi yang semuanya berjumlah 75 dosa besar. Dosa-dosa besar yang dimaksud adalah :

1. Menyekutukan Allah (Syirik)
2. Membunuh orang dengan sengaja
3. Sihir
4. Meninggalkan sholat Fardlu
5. Enggan membayar zakat
6. Tidak puasa Ramadhan tanpa alasan
7. Enggan menunaikan haji
8. Durhaka kepada kedua orang tua
9. Menjauhi kerabat ( Memutus hubungan silaturahmi )
10. Zina
11. Homoseksual
12. Riba
13. Memakan harta anak yatim dengan cara zalim
14. Dusta
15. Melarikan diri dari peperangan
16. Pemimpin yang menipu rakyat
17. Berlaku sombong
18. Kesaksian palsu
19. Minum minuman keras
20. Judi
21. Menuduh zinah kepada perempuan baik
22. Khianat dalam harta rampasan perang
23. Mencuri
24. Merampok
25. Sumpah palsu
26. Berbuat zolim
27. Membantu berbuat zolim
28. Memperoleh kekayaan dengan cara haram
29. Bunuh diri
30. Suka berbuat dusta
31. Hakim yang durhaka
32. Menyuap dalam masalah hukum
33. Perempuan menyerupai laki-laki dan sebaliknya
34. Mengasuh keluarga dalam dosa
35. Kawin dengan dasar cinta buta
36. Sisa kencing yang tidak dibersihkan
37. Riya ( Pamer)
38. Menyembunyikan ilmu
39. Khianat
40. Mengungkit-ungkit pemberian
41. Mengingkari takdir
42. Menyelidiki rahasia orang (Tajassus)
43. Mengadu domba ( Namimah)
44. Mengutuk orang muslim
45. Mengingkari janji
46. Percaya kepada dukun dan tukang ramal
47. Nusyuz seorang perempuan terhadap suami
48. Menggambar patung dan makhluk hidup lainnya
49. Meratapi orang mati ( Niyahah)
50. Berperangai jelek
51. Zalim terhadap orang yang lemah
52. Menyakiti hati tetanga
53. Menyakiti dan mencaci maki orang Islam
54. Durhaka terhadap hamba Allah
55. Mengagumi diri dan sombong dengan berpakaian yang berlebih-lebihan
56. Menyembelih binatang untuk sesajen
57. Hamba sahaya melarikan diri dari tuannya
58. Memalsukan keturunan
59. Menentang kebenaran
60. Enggan memberikan kelebihan air
61. Mengurangi Timbangan dan Takaran
62. Berbuat dosa tetapi merasa aman dari kemurkaan Allah
63. Meninggalkan jamaah sholat Jum’at
64. Curang dalam berwasiat
65. Tipu daya
66. Mencaci orang Islam dan membeberkan rahasianya
67. Makan dan minum pada bejana emas dan perak
68. Mencela sahabat Nabi Muhammad SAW
69. Buang air besar ditempat berteduh
70. Kencing di tempat air untuk mandi
71. Nifak : sifat yang berbeda antara lahir dan bathin
72. Lupa kepada Allah
73. Kikir
74. Memakan 4 makanan yang diharamkan: bangkai, Daging babi, darah dan daging binatang yang disembelih        selain nama Allah
75. Kufur kepada Allah 

Setelah kita mengetahui 75 macam dosa besar tersebut dan kita mungkin termasuk diantaranya, ada baiknya kita segera bertaubat untuk menghindari murka dan azab Allah SWT karana Allah berjanji akan segera menghapuskan dosa-dosa kita bila kita segera menyedari kesalahan dan bertaubat serta berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. ( oleh : Rozie dalam lubuk hatiku’s.wordpress.com)

Minggu, 31 Januari 2010

Awan Mengikuti Orang Yang Bertaubat

Diriwayatkan bahawa seorang tukang jagal terpesona kepada budak tetangganya. Suatu saat gadis itu mendapatkan tugas menyelesaikan urusan keluarganya di desa lain. Si tukang jagal lalu mengikutinya dari belakang sampai akhirnya berhasil menemukannya. Si tukang jagal lalu memanggil gadis itu dan mengajaknya menikmati kesempatan langka dan indah itu. Tetapi gadis itu menjawab, "Jangan lakukan. Meskipun sangat mencintaimu, aku sangat takut kepada Allah."Mendengar jawapan itu, si tukang jagal merasa dunia berputar. Kerana menyesal dan sedar hatinya gementar, tenggoroknya kering dan hatinya semakin berdebar, dia lalu berkata, "Kau takut kepada Allah sedangkan aku tidak."
                Dia pulang sambil bertaubat. Di jalan ia diserang haus dan nyaris mati. Is kemudian bertemu seorang soleh. Mereka berjalan bersama. Mereka melihat gumpalan awan berjalan menaungi mereka berdua sampai mereka masuk ke sebuah desa. Mereka berdua yakin bahawa awan itu untuk orang yang soleh. Kemudian mereka berpisah di desa tersebut. Awan itu ternyata condong dan terus menaungi si tukang jagal itu sampai dia tiba di rumahnya. Orang soleh tadi hairan melihat kenyataan ini. Dia lalu mengikuti tukang jagal tadi lantas bertanya kepadanya dan dijawabnya juga di tempat itu. Maka laki-laki soleh itu berkata, "Janganlah hairan terhadap apa yang kau lihat, kerana orang yang bertaubat kepada Allah itu berada di suatu tempat yang tak seorang pun berada di situ."

Minum Arak Puncak segala Kejahatan

Dosa manakah, minum minuman yang memabukkan, berzina atau membunuh. Itulah teka-teki sebagai inti khutbah Khalifah Ustman bin Affan r.a. seperti yang diriwayatkan oleh Az-Zuhriy, dalam khutbah Ustman itu mengingatkan umat agar berhati-hati terhadap minuman khamr atau arak. Sebab minuman yang memabukkan itu sebagai pangkal perbuatan keji dan sumber segala dosa.Dulu hidup seorang ahli ibadah yang selalu tekun beribadah ke masjid, lanjut khutbah Khalifah Ustman. Suatu hari lelaki yang soleh itu berkenalan dengan seorang wanita cantik.
               Kerana sudah terjatuh hati, lelaki itu menurut sahaja ketika disuruh memilih antara tiga permintaannya, tentang kemaksiatan. Pertama minum khamr, kedua berzina dan ketiga membunuh bayi. Mengira minum arak dosanya lebih kecil daripada dua pilihan lain yang diajukan wanita pujaan itu, lelaki soleh itu lalu memilih minum khamr.Tetapi apa yang terjadi, dengan minum arak yang memabukkan itu malah dia melanggar dua kejahatan yang lain. Dalam keadaan mabuk dan lupa diri, lelaki itu menzinai pelacur itu dan membunuh bayi di sisinya."Kerana itulah hindarilah khamr, kerana minuman itu sebagai biang keladi segala kejahatan dan perbuatan dosa. Ingatlah, iman dengan arak tidak mungkin bersatu dalam tubuh manusia. Salah satu di antaranya harus keluar. Orang yang mabuk mulutnya akan mengeluarkan kata-kata kufur, dan jika menjadi kebiasaan sampai akhir hayatnya, ia akan kekal di neraka."
 
Template designed by Dede Fahadi AND Powered By: Suksesku.com