Tampilkan postingan dengan label cinta wanita solehah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta wanita solehah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2013

Satu Minit Sebelum Berkahwin



  • Menyegerakan diri untuk menikah itu sunnah... Tapi tergesa-gesa untuk menikah itu musibah...

  • Menikah itu kebaikan... Maka awalilah kebaikan dengan kebaikan pula...

  • Cobaan menjelang pernikahan itu sangat berat... Maka beruntunglah bagi mereka yang dapat melaluinya dengan kesabaran dan keyakinan...

  • Jika engkau menikahinya karana ketampanan atau kecantikannya... Maka ketahuilah bahwa suatu saat ia akan berkedut dan keriput...

  • Jika engkau menikahinya karana hartanya... Sungguh ketahuilah bahwa hartanya itu akan habis...

  • Namun jika engkau menikahinya karana agamanya... Maka ketahuilah bahwa engkau orang yang paling beruntung...

  • Cinta yang dikehendaki Allah adalah mencintai seseuatu karana mengharapkan keridha-an Allah semata...

  • Jangan sampai kekaguman kita terhadap dunia melebihi kekaguman kita kepada Allah Swt...

  • Ketika Allah Swt telah membuatmu jemu dengan makhluk... Maka ketahuilah bahwa Dia hendak membukakan pintu kedekatan dengan-Nya...

  • Sesorang hanya akan menikah dengan jodohnya... Tidak mingkin dia akan menikah dengan yang bukan jodohnya... Maka kegagalan dalam menuju pelaminan... Bisa jadi karena memang dia bukan jodohnya...

  • Berdo’alah... Tapi jangan semata-mata karena hajat duniamu... tapi memang karena kerinduanmu untuk merintih... Mengadu... berbisik dan bercengkrama dengan-Nya...

  • Apa yang berlalu dari dunia adalah mimpi... Apa yang belum ada adalah angan–angan... Dan apa yang sekarang ada dalam genggaman adalah titipan yang harus dipertanggung jawabkan...

  • Derajat keimanan seseorang akan naik ke tingkat yang lebih tinggi setelah ia melewati satu pintu... Pintu itu bernama pernikahan...

  • Dunia ini datang dan pergi sewaktu-waktu kapan saja...Jika datang bersyukurlah... Jika pergi maka bersabarlah... Karena itu letakkanlah dunia di telapak tanganmu... Jangan di hatimu... Karena tidak mungkin ada dua cinta berkumpul dalam satu hatimu...

  • Jadikanlah keikhlasan menerima takdir-Nya sebagai bukti cinta kita kepada Allah Swt... Hadapilah segala ketentuan-Nya... Karena jalan kemenangan ada dalam hati kita...

  • Bila kita ingin mendapatkan yang lebih... Maka kita juga harus berjuang dan sanggup berbuat yang lebih pula... Begitu pula apabila kita ingin mewujudkan cita–cita yang sempurna... Maka kita harus mempersiapkan segalanya dengan sempurna...

  • Banyak yang ingin berpoligami mengatasnamakan sunnah... Padahal sebenarnya nafsulah yang menginginkannya...

  • Banyak yang takut menikah... Karana takut tidak dapat memberi makan istri dan anak... Padahal yang memberi makan dan istri dan anaknya adalah Allah SWT... Melalui perantara dia... 

Minggu, 20 Januari 2013

Mampukah Aku Menjadi Wanita Solehah


Mampukah Aku Menjadi Wanita Solehah , 
Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
Agung cintanya pada ALLAH dan RASULULLAH...
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama…

Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aishah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan…
Mengalir air mataku
Melihat pegorbanan puteri solehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan ayahnya, yang sentiasa berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga…
Ketika aku marah
Inginku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah….

♥•YA ALLAH♥•
Tabahkan jiwaku
Setabah umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga
Diterik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar….

Mampukah aku menjadi wanita solehah??
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah….

semoga kita semua (para akhwat) dapat terus berusaha tuk menjadi wanita sholeha, sebagaimana yang disebutkan bahwa “sebaik-baik perhiasan dunia adalah Wanita yang Sholeha”

Rabu, 02 Januari 2013

Ketika Cinta-NYA Mula Memanggil



Ketika cinta-NYA bertasbih, cinta yang lain tidak berkalih.
Ketika cinta-NYA menghampiri, dia akui kebesaran Ilahi.
Ketika cinta-NYA berbicara, cinta yang lain terdiam tidak mampu berbahasa.
Ketika cinta-NYA menyapa, cinta yang lain tidak mampu menghembus hela.
Ketika cinta-NYA memanggil, cinta yang lain kian menggigil.
Ketika cinta-NYA berbisik, jiwa sang hamba kembali terusik.

Ya Tuhan.
Tidak ada satu pun yang mampu mendustakan cinta-Mu.
Tidak ada satu pun yang mampu menolak lamaran-Mu.
Kerana cinta-Mu begitu tulus.
Kerana cinta-Mu begitu qudus.
Engkau sering memberikan kekuatan saat aku tersungkur di mehnah ujian.
Engkau juga memberikan ketabahan saat aku berdarah dek mehnah yang mendatang.
Engkau tidak pernah meninggalkan hamba-hamba-Mu.

Sungguh. 
Saat aku merasa tidak berdaya,
Engkau mendakap aku dengan penuh cinta.
Saat aku merasa lemah,
Engkau membelaiku dengan penuh belas.

Subhanallah.
Indah berada dalam dakapan dan belaian cinta-Mu Ya Rabbi.
Aku tahu. Aku sering bertanya.

''Mengapa aku yang diberikan ujian seberat ini???! Mengapa aku??!'' Wahai diri hamba Allah yang dicintai-NYA. Kita adalah hamba-NYA. "Orang yang diduga dengan hebat adalah orang-orang yang disayangi Allah". 

Sejauh manakah kebenaran kata-kata itu? 
Allah sahaja Yang Maha Mengetahui.  Namun yang pasti, siapa yang tidak mahu menjadi di kalangan orang-orang yang disayangi Allah? ''Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.''-(Al-Baqarah;216)

Marilah kita teladani Nabi Muhammad saw apabila ditimpa ujian, baginda sering berkata, 
"Aku hamba Allah, Allah tidak akan mengecewakanku." 
Ini kerana baginda yakin bahawa pada setiap ujian Allah terselit hikmah yang pasti memberi kebaikan, lambat atau cepat, tersurat atau tersirat. Justeru, orang yang 'arifbilllah' (mengenal Allah) seperti Ibnu Ataillah pernah berkata, "Barang siapa yang menyangka sifat kasih sayang Allah terpisah dalam takdir-Nya, maka itu adalah kerana pen­deknya penglihatan akal dan mata hati seseorang." 

Maksudnya, seberat mana pun ujian yang Allah timpakan, pasti ada kasih sayang yang mendasari dan mengiringi ujian tersebut. Namun, akal yang matang berfikir dan hati yang tenang berzikir sahaja dapat merasai hikmah di sebalik setiap mehnah. Ingat. Kasih sayang Allah mendahului murka-NYA.

*Artikel ini Sumbangan Hurun Ain, Terima Kasih Diucapkan....
 
Template designed by Dede Fahadi AND Powered By: Suksesku.com